Backpaker Ke Pantai Nepa Sampang Madura Jawa Timur

Asal Usul dan Lokasi Obyek Wisata Pantai Nepa

Asal Usul dan Lokasi Obyek Wisata Pantai Nepa Backpaker ke Pantai Nepa Sampang Madura Jawa Timur by instagram @ranimelati10
Pantai Nepa Sampang Madura – Provinsi Jawa Timur memang tidak ada kata habis dalam menyuguhkan pesona pariwisata alam. Dari semua sisi wilayah, baik pegunungan, pantai, maupun wisata hutan. Di pulau Madura saja, ada berbagai tempat wisata yang menyedot wisatawan untuk berkunjung. Selain wisata budaya karapan sapi, ada pula pariwisata pantai menyerupai Pantai Lombang. Pantai unik dengan cemara udangnya yang hanya ada satu di Indonesia, serta pesona Pulau Gili Labak dengan pasir putihnya yang menggoda. Kini saatnya beralih ke wisata Sampang Madura yang juga mempunyai ciri khas khusus dengan wisata hutannya. Pantai Nepa.
Obyek wisata Pantai Nepa merupakan wisata pantai yang berada di sisi wisata Hutan Kera Nepa. Memiliki bentangan pasir putih yang luas dengan air maritim yang membiru dan pepohonan yang khas wisata hutan kera. Sungguh miris sebenarnya, pantai seindah ini kolam nirwana di Pulau Madura, masih tergolong sebagai wisata tersembunyi. Belum banyak pengunjung yang tiba memanfaatkan Pantai Nepa ini sebagai tempat rekreasi. Padahal jikalau dilihat dari rute Pantai Nepa, pantai ini gampang dijangkau oleh kendaraan baik eksklusif maupun transportasi umum.
Asal Usul dan Lokasi Obyek Wisata Pantai Nepa Backpaker ke Pantai Nepa Sampang Madura Jawa Timurby instagram @badrus8411
Seperti pantai-pantai lainnya yang tergolong masih gadis alias perawan, Pantai Nepa juga mempunyai lokasi pantai yang masih higienis dan alami. Pasir putihnya bersih, tidak ada sampah-sampah yang berantakan di tepinya. Di tempat jalan masuk, ada bangunan permanen yang disediakan untuk para wisatawan yang datang. Bentuknya yang berkelok-kelok menambah keindahan suasana Pantai. Anda bisa melihat-lihat dari jauh air maritim yang bergelombang memecah pasir pantai.
Memang lokasi Pantai Nepa Bangkalan yang masih sepi dan belum ada banyak fasilitas, namun Anda masih bisa menikmati permainan pantai dengan tempat alami yang ada menyerupai duduk-duduk di tepi pantai, bermain pasir, dan aneka permainan pasir yang biasa dilakukan. Atau Anda juga sanggup bermain-main air kecil di tepi pantai. Merasakan perpaduan sentuhan air maritim dan pasir pantai yang sangat memanjakan kaki dan badan. Tapi, perlu diketahui, tidak ada tempat berganti baju atau berbilas, sehingga jangan hingga lembap berkepanjangan, dikarenakan telah terlanjur berenang dan kebingungan alasannya yakni tidak menemukan tempat membilas.
Asal Usul dan Lokasi Obyek Wisata Pantai Nepa Backpaker ke Pantai Nepa Sampang Madura Jawa Timurby instagram @tulussetiabudi
Ada satu lagi kegiatan faforit para pengunjung, yaitu bercengkerama bersama kera-kera hutan. Kera? Ya. Kera-kera yang hidup di daerah hutan simpanse dibiarkan bebas melaksanakan segala aktivitas. Termasuk di tepi Pantai Kera Nepa. Meskipun hidup liar, simpanse yang ada di hutan dan pantai sangat jinak, sehingga tidak membahayakan pengunjung. Selain itu, kera-kera di sini sangat unik. Sekelompok simpanse yang hidup bersama kelompoknya akan sangat royal, tidak akan berpindah-pindah koloni. Terlebih lagi terdapat pathok berupa kayu yang dianggap sebagai batas wilayah. Kera yang hidup bersebelahan, tidak akan berani melewati pathok pembatas tersebut. Menurut dongeng warga, simpanse ekor panjang tersebut bukan kera-kera biasa pada umumnya. Ada sejarah Pantai Nepa di dalamnya. Terdapat reruntuhan puing-puing bangunan kayu di dalam hutan yang dipercaya sebagai peninggalan dongeng masa lampau. Pohon-pohon yang tumbuh di daerah Hutan Kera yakni pohon nipah. Pohon nipah ini dalam logat daerah setempat dibaca dengan ejaan nepa. Sehingga hutan dan pantai diberi nama sama. Nepa.

Alamat Pantai Nepa Madura ada di wilayah Desa Batioh, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Pulau Madura. Salah satu sudut keindahan yang dimiliki Kabupaten Sampang. Anda sanggup mengunjungi pantai ini kapan saja, area yang masih sepi, cocok sebagai tempat untuk beristirahat dan menenangkan diri. Anda bisa mencari dan menemukan lokasi dengan gampang melalui google maps untuk melihat peta Pantai Nepa Banyuates.

Asal Usul Pantai Nepa Sampang Madura

Asal Usul dan Lokasi Obyek Wisata Pantai Nepa Backpaker ke Pantai Nepa Sampang Madura Jawa Timurby instagram @fimaqolby
Penamaan Pantai Nepa ini selain mempunyai keterkaitan dengan banyaknya pohon nepa yang ada di sekitar lokasi, ternyata mempunyai dongeng legenda yang begitu panjang. Cerita tersebut mengalir dari waktu ke waktu dan diceritakan secara turun temurun. Secara logika, cerita-cerita tersebut memang tidak bisa masuk akal. Namun, kita juga tidak bisa memungkiri, bahwa makhluk-makhluk mistik dan kejadian di luar kecerdikan pikiran insan memang selalu ada. Kejadian-kejadian tersebut tentu saja bisa terjadi dengan seizin Tuhan Yang Maha Kuasa.
Alkisah, suatu waktu, terdapatlah sebuah kerajaan yang berjulukan Kerajaan Medangkamulan. Kerajaan tersebut dipimpin oleh seorang raja yang pandai berjulukan Raja Sangyangtunggal. Sang raja hanya dianugerahi satu orang putri yang amat cantik. Pada suatu malam, Sang Putri mendapati mimpi yang tidak biasa. Dalam mimpinya tersebut, Sang Putri melihat bulan purnama yang indah dan teramat terang. Setelah usang mengamati bulan tersebut, anehnya, bulan purnama mendekat dan memasuki tubuh Sang Putri. Tak usang dari waktu malam melihat bulan, tak disangka Sang Putri mendapati kehamilan.
Sang Putri berusaha keras untuk menutupi kehamilan yang tidak biasa itu. Namun tetap saja, ketika perutnya mulai membesar, Sang Raja mengetahui kehamilan putri satu-satunya tersebut yang tanpa seorang suami dan murka besar. Namun dalam kemurkaannya tersebut, Sang Raja tetap menanyai wacana kehamilannya tersebut. Sang Putri berusaha menjelaskan dengan sebaik mungkin. Namun Sang Raja tidak bisa mendapatkan alasan Sang Putri yang tidak masuk akal. Bertambahlah kemarahannya.
Akhirnya, diutuslah seorang patih kerajaan yang sakti mandraguna, berjulukan Patih Pranggulang untuk membawa Sang Putri ke tengah hutan untuk dibunuh. Sang Patih harus membunuh dengan cara memenggal kepala Sang Putri kemudian membawa pulang penggalan kepalanya kepada Sang Raja sebagai bukti bahwa tugasnya telah selesai dikerjakan. Demi rasa patuhnya kepada Baginda Raja, Sang Patih pun berangkat ke dalam hutan beserta Sang Putri. Dengan berat hati, Sang Patih berusaha melaksanakan kiprah dengan baik.
Asal Usul dan Lokasi Obyek Wisata Pantai Nepa Backpaker ke Pantai Nepa Sampang Madura Jawa Timurby instagram @fathuruhtaf
Dengan satu hentakan keras, Sang Patih memenggal kepala Sang Putri dengan pedang. Namun keajaiban terjadi. Setiap kali Patih Pranggulang mengayunkan senjata untuk memenggal, senjata tersebut patah. Hingga kesudahannya Sang Patih tersadar bahwa kehamilan Sang Putri tersebut bukanlah kehamilan biasa. Akhirnya diurungkanlah niatnya untuk membunuh Sang Putri dan justru Sang Patih berbalik niat untuk melindunginya.
Setelah beberapa waktu kepergian mereka berdua ke dalam hutan dan tidak juga kembali, kesudahannya Sang Raja mulai memahami siatuasi yang ada. Diutuslah prajurit kerajaan untuk menemukan mereka berdua dan dibunuh. Dengan kesaktian yang dimiliki, Sang Patih kesudahannya mengetahui segala hal yang direncanakan oleh kerajaan. Sang Patih dan Sang Putri pun segera beranjak dari dalam hutan dan pergi ke tepi pantai. Sang Putri dibuatkan rakit untuk berlayar. Dengan kekuatannya, Sang Putri dinaikkan ke dalam bahtera dan ditendang hingga melaju jauh hingga ke Gunung Geger, sementara Patih tetap tinggal di dalam hutan. Untuk menutupi identitasnya, Sang Patih mengubah identitasnya dan berganti pakaian sebagai Kyai Poleng.
Di Gunung Geger, Sang Putri hidup dan melahirkan putranya yang diberi nama Raden Segoro. Raden Segoro kecil sudah menampakkan kepiawaiannya dalam ilmu kanuragan. Terbukti, Ia bisa mengalahkan dua naga raksasa yang kemudian berkembang menjadi dua tombak yang menjadi teman dalam pertarungan. Setelah Raden Segoro berumur tujuh tahun, Ia dan ibunya berpindah tempat ke sebuah tempat yang berbagai terdapat pohon nipah. Di sana Ia dan putranya membangun sebuah pondok tempat tinggal.
Sementara itu, kerajaan tempat Sang Putri dulunya tinggal, tengah berada dalam problem besar dan membutuhkan pertolongan. Dalam wangsit yang diperoleh Baginda Raja, Ia harus meminta pinjaman kepada perjaka yang tinggal di di lemah duro (Sekarang Madura). Benar saja, berkat kedatangan Raden Segoro, Keraton mengalami kemenangan. Diangkatlah Raden menjadi Tumenggung dan akan dijadikan menantu. Baginda hendak mengetahui asal ajakan Raden Segoro, namun Raden meminta izin untuk terlebih dahulu bertanya kepada ibunya diantar oleh prajurit kerajaan.
Dalam obrolan bersama ibunya, Raden memerintahkan prajurit semoga berjanji untuk tidak menguping pembicaraan. Namun, di tengah-tengah percakapan, Raden mengetahui bahwa prajurit telah melanggar janji. Murkalah ia dan mengutuk prajurit yang mengantarnya menjadi kera. Kera-kera jelmaan tersebutlah yang konon menghuni Pantai Nepa dan Hutan Wisata Kera.

You Might Also Like

Leave a Reply